Gudeg Bu Tini Yogyakarta

Tiada Ramadhan di Jogja tanpa sahur di Gudeg Bu Tini

Sama halnya seperti masakan Khas Daerah lain – seperti soto betawi untuk Jakarta, pempek untuk Palembang, sate padang untuk Padang hingga soto banjar untuk Banjarmasin – tidak semuanya bisa cocok dengan selera masing-masing.

Begitu pula dengan Makanan khas kota Jogja, Gudeg. Tiap orang pasti punya Warung favorit Gudegnya, dan buat Kami Warung Gudeg Bu Tini adalah yang paling enak dan berkesan.

Lokasinya berada di Bumijo Lor, eh di mana tuh? Untuk lebih jelasnya coba lihat petanya saja. Warung Bu Tini hanya berukuran 3x5m, kecil didalam Gang. Hanya neon box dan spanduk didepan warung sebagai identitas keberadaannya.

Lokasi Gudeng Bu Tini Jogja

Rasa Gudeg Bu Tini menurut Kami cukup unik. Seperti perkawinan antara Gudeg basah dengan Gudeg kering dengan rasa manisnya yang menthol alias ringan, jadi cocok banget buat para pemula atau mereka yang kurang suka gudeg manis manis berlebihan. Selain itu ada Rasa khas gosongnya yang bikin kangen selalu.

Sejak pertama kali menemukan warung Gudeg ini di bulan Ramadhan tahun 2009, menjadi rutinitas Kami untuk Setidaknya sekali makan sahur disana. Waktu pertama kali makan disana, tempatnya hanya berupa lesehan di depan trotoar warung saat ini. Selama bulan Ramadhan jam operasionalnya adalah dari pukul 2 pagi sampai jam 11 siang. Untuk jadwal diluar bulan Ramadhan bisa dikunjungi dari pagi sampai sore hari.

Masalah harga bisa diadu. Untuk menu Favorit kami yaitu Nasi Suwir Ayam + Telor hanya Rp. 13.000/porsi saja. Beda dengan beberapa warung darurat/ Lesehan Gudeg yang rasanya sedarurat lesehannya, untuk menu yang sama bisa mencapai Rp. 20.000/porsi, dan untuk rasanya, kadang lebih darurat lagi.

One Response

Leave a Reply