Tanpa sadar, kita juga pernah mem-Bullying Anak sendiri

Orang tua mana sih yang mau mem-bullying anak sendiri? Normalnya, ga ada ya orang tua yang mau melakukan hal tersebut. Tapi mungkin saja – tanpa kita sadari – pernah melakukannya, dan parahnya lagi bila kita tidak peka/sensitif merespon saat sedang melakukan bullying anak sendiri. Semalam, menjadi moment berharga buat saya, untuk diingatkan kembali bahwa kondisi membully anak itu sangat mudah sekali untuk terjadi, terlebih hal tersebut lebih mudah terjadi karena kelucuan mereka sendiri.

Azki, Putri kedua saya yang baru saja berusia 2 tahun, tiba2 datang menghampiri saya yang sedang menonton. Dia datang dengan menggenggam sebuah botol plastik – yang setelah saya perhatikan ternyata adalah botol garam dapur. Kaget juga nih dengan apa yang dia bawa, biasanya yang dia bawa adalah makanan/minuman berbungkus unntuk saya bukakan. Tapi kan ini garam dapur, buat apa? berulang kali saya tanyakan ” Kamu mau?”, “Mau pah, banged!” jawabnya… seketika saya tertawa dan memanggil orang serumah untuk menceritakan hal ini, tentu saja respon semuanya geli tertawa.

Sesaat kemudian, raut wajah Azki yang tadinya antusias sekali datang kepada saya dengan ciri khas jalan cepatnya, berubah menjadi bingung, tak lama kemudian mimiknya berubah menjadi merengut dan memejamkan matanya, seketika mendekap memeluk saya dan menangis sejadi-jadinya – seraya berkata “jahat banget sih loe pah!”.

Oh God! gw baru saja membully anak saya didepan orang banyak, dan dia sudah bisa merasakan hal tersebut. Ini hal yang tidak baik, tidak bagus dan sepatutnya bukan seperti itu bersikapnya. Lucu memang, dan ingin sekali mengajak orang serumah merasakan kegelian saya terhadap tingkahnya yang suka mengoprek-oprek makanan di meja makan, kulkas hingga dapur dan kemudian datang kepada siapa saja orang dewasa dirumah sambil membawa sesuatu yang dia tertarik/ingin cicipi.

Azki,, maafin papah ya.. besok lagi kalau Kamu bawain papah botol garam dapur lagi, ntar papah ga gitu lagi deh ya 🙂 papah langsung sambut dengan membawa  buah-buahan segar! biar kita bisa buat rujak nak! Senyum ya Azki & be Happy 🙂

Leave a Reply